TUGAS METODOLOGI PENELITIAN

Nama: Dina Kusuma Dewi

Nim : 1914401026

Kelas : Reg 1


PENGARUH KONSUMSI MUSA PARADISIACA TERHADAP PRODUKSI ASI PADA IBU MENYUSUI

Badan kesehatan World Health Organization (WHO) dan United Nations International Children's Emergency Fund (UNICEF) merekomendasikan: inisiasi menyusu dini dalam waktu 1 jam dari lahir; ASI eksklusif selama 6 bulan pertama kehidupan; dan pengenalan nutrisi yang memadai dan aman komplementer (padat) makanan pada 6 bulan bersama dengan terus menyusui sampai 2 tahun atau lebih. Namun, banyak bayi dan anak-anak tidak menerima makan optimal, dimana hanya sekitar 36% dari bayi usia 0 sampai 6 bulan di seluruh dunia yang diberikan ASI eksklusif selama periode tahun 2007 sampai dengan tahun 2014 (World Health Organization, 2018). Kandungan nutrisi dalam jantung pisang antara lain protein, karbohidrat, serat, lemak, kalsium , fosfor, zat besi, tembaga, kalium, magnesium, serta vitamin E (Mamuaja, & Aida, 2014)

Jenis penelitian kuantitatif dengan rancangan menggunakan desain Quasi Eksperimental dengan pendekatan one group pretest – posttest design. Populasinya seluruh ibu post partum sebanyak 42 orang yang terdapat di Wilayah Kerja Puskesmas Siring Betik Kec. Wonosobo Kab. Tanggamus. Dari tabel 1 diatas dapat diketahui bahwa produksi ASI ibu menyusui sebelum pemberian musa paradisiaca terhadap 34 orang ibu menyusui, dengan mean 4,00 standar deviasi 1,303 standar eror 0,223 dan nilai min-max 2-7. Dari tabel 2 diatas dapat diketahui bahwa produksi ASI ibu menyusui sebelum pemberian musa paradisiaca terhadap 34 orang ibu menyusui, dengan mean 7,09 standar deviasi 1,083 standar eror 0,186 dan nilai min-max 5-8. Dari tabel 2 terlihat bahwa perbedaan hasil pengukuran terhadap 34 responden untuk melihat kelancaran ASI sebelum diberi sayur jantung pisang dengan mean 4,00 standar deviasi 1,303 standar eror 0,223 dan setelah diberi sayur jantung pisang dengan mean 7,09 standar deviasi 1,083 standar eror 0,186. Hasil uji statistik menggunakan tes-dependen didapat nilai p-value 0.000 (α<0.05) yang artinya terdapat pengaruh konsumsi musa paradisiaca terhadap produksi ASI ibu menyusui><0.05) yang artinya terdapat pengaruh konsumsi Musa paradisiaca terhadap produksi ASI ibu menyusui.

PENGARUH SENAM KEGEL TERHADAP PENYEMBUHAN LUKA PADA IBU POST PARTUM

Robekan yang terjadi pada perineum sewaktu proses persalinan atau disebut juga laserasi perineum yang terjadi saat persalinan dengan tindakan seperti ekstraksi forsep, ekstraksi vakum, versi ekstraksi, kristeller (dorongan pada fundus uteri) dan episiotomi dapat menyebabkan robekan jalan lahir. Laserasi perineum dapat diklasifikasikan berdasarkan derajat laserasi yaitu derajat I, derajat II, derajat III dan derajat IV. Perdarahan postpartum sering terjadi pada laserasi perineum derajat I dan II (Winkjosastro, 2007). Senam kegel memang belum familiar digunakan untuk wanita hamil, dan lebih sering digunakan pada pasca persalinan, namun melihat data diatas dan besarnya manfaat senam kegel pada ibu hamil, maka peneliti tertarik untuk melakukan penelitian tentang pengaruh senam kegel terhadap penyembuhan luka ruptur.Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif Populasi penelitian ini adalah seluruh ibu bersalin primi di Wilayah Kerja Puskesmas Kotabumi Udik Kabupaten Lampung Utara dengan jumlah sampel sebanyak 60 responden. teknik pengumpulan data dengan  lembar observasi 

Menurut pendapat peneliti responden yang tidak melakukan senam kegel, hanya sebagian kecil saja yang penyembuhannya cepat yaitu dari 15 orang sebanyak 3 (20%) orang, berdasarkan hasil yang diperoleh dari penelitian maka diasumsikan bahwa senam kegel dapat mempercepat penyembuhan luka. Perilaku senam kegel tidak dilakukan dikarenakan banyak ibu yang tidak mengetahui manfaat senam kegel, hal ini menuru peneliti dapat disebabkan karena pendidikan responden rata-rata lulusan SMP yang sumber informasi terkait manfaat senam kegel sangat terbatas, selain itu banyak responden dengan IMT lebih dari normal yang menurut teori dapat mempengaruhi proses penymbuhan luka perineum. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa ada perbedaan penyembuhan luka pada ibu post partum yang melakukan senam kegel dan yang tidak melakukan senam kegel. Dimana pada ibu yang melakukan senam kegel proses penyembuhannya lebih baik. Artinya bahwa senam kegel dapat mempercepat penyembuhan luka perineum pada ibu post partum.


PENGARUH POSTNATAL YOGA TERHADAP KUALITAS TIDUR IBU POSTNATAL DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KOTABUMI II KABUPATEN LAMPUNG UTARA

Ibu postnatal sangat membutuhkan istirahat yang berkualitas untuk memulihkan kembali keadaan fisiknya, keluarga disarankan untuk memberikan kesempatan untuk beristirahat yang cukup sebagai persiapan untuk energi menyusui bayinya nanti, kurang istirahat pada ibu postnatal akan mengakibatkan beberapa kerugian seperti mengurangi jumlah ASI yang diproduksi, memperlambat proses involusi uteri dan memperbanyak perdaahan, menyebabkan depresi dan ketidaknyamanan untuk merawat bayi dan dirinya (Sulistyawati, 2012). Senam postnatal yoga salah satu olahraga ringan pilihan yang bisa diambil oleh ibu nifas. Sebagai bentuk rileksasi setelah melahirkan, yoga bisa juga membantu ibu nifas meningkatkan kualitas tidur (Widianti & Proverawati, 2010). Dengan Jenis penelitian kuantitatif rancangan analisis dengan menggunakan pendekatan Quasi eksperiment dengan rancangan one group pre – post test design. Penelitian telah dilaksanakan pada bulan 14 -31 Juli 2020.

Berdasarkan hasil penelitian diketahui mean kualitas tidur pada ibu nifas sebelum pemberian intervensi 8,79 dengan kualitas tidur minimal 4 dan maximal 14. Berdasarkan hasil penelitian diketahui mean kualitas tidur pada ibu nifas setelah dilakukan postnatal yoga 5,50 dengan kualitas tidur minimal 3 dan maximal 9. Ada pengaruh postnatal yoga terhadap kualitas tidur ibu postnatal di wilayah kerja Puskesmas Kotabumi II Kabupaten Lampung Utara tahun 2020 (P-value 0,000 dan uji t t-test > t hitung, 13,663 > 1,291 )

 

PERBEDAAN MUAL DAN MUNTAH IBU HAMIL TRIMESTER I YANG DIBERIKAN EKSTRAK JAHE DAN EKSTRAK DAUN MINT

Berdasarkan data pre survey yang dilakukan peneliti pada Bulan Januari 2016 di Puskesmas Sukarame Bandar Lampung yang merupakan salah satu puskesmas perawatan di wilayah Kota Bandar Lampung dengan cara mengobservasi buku kunjungan ibu hamil diketahui terdapat 48 wanita hamil trimester I. Berdasarkan jumlah tersebut, terdapat 37 (77,0%) wanita hamil mengalami mual dan muntah namun tidak berlebihan, 3 (6,2%) wanita hamil mengalami mual muntah yang berlebihan, 8 (16,7%) wanita hamil mengeluh pusing dan lainnya tidak ada keluhan apapun. Jenis penelitian kuantitatif. Penelitian dilaksanakan pada 15 Juni sampai 31 November 2016, lokasi penelitian ini dilaksanakan di 10 (sepuluh) Puskesmas Rawat Inap Bandar Lampung, Penelitian tersebut menyebutkan bahwa wanita hamil yang diberi ekstrak jahe mengalami perbaikan dalam mengatasi mualnya dibandingkan yang diberikan plasebo (85% vs 56% ; p-value 0.01). Penurunan keluhan muntah juga menurun secara signifikan pada kelompok intervensi (50% vs 9% ; p-value 0.05). Penelitian ini menyimpulkan bahwa ekstrak jahe adalah obat herbal yang efektif dapat menurunkan mual dan muntah selama kehamilan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada perbedaan rata-rata antara ibu hamil yang mengalami mual muntah sebelum dan sesudah intervensi dengan ekstrak mint. Penelitian ini dilakukan dengan meminum hangat ekstrak mint, hasil penelitian ini berbeda dengan penelitian Pasha et al., (2014) yang mengurangi mual muntah dengan pemberian larutan mint murni (4 tetes) yang letakkan di bawah tempat tidur ibu hamil secara rutin selama. Pemberian ekstrak daun mint yang disajikan dalam bentuk minuman hangat dapat menjadi alternatif dalam mengurangi mual muntah ibu hamil trimester I.


LATIHAN SLOW DEEP BREATHING DAN AROMATERAPI LAVENDER TERHADAP INTENSITAS NYERI PADA KLIEN POST SEKSIO SESARIA

Meneliti perbedaan latihan slow deep breathing dengan aromaterapi lavender terhadap intensitas nyeri pasien post seksio sesaria di RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung. Dari hasil penelitian yang didapatkan bahwa rata-rata hasil pengukuran sebelum diberikan latihan slow deep breathing yaitu mean 5.77 dan masuk dalam kategori nyeri sedang dengan standar deviasi 0.774. Dan pada pengukuran intensitas nyeri sesudah diberikan latihan slow deep breathing didapatkan mean 5.13 dan masuk dalam kategori nyeri sedang dengan standar deviasi 0.730. Dari hasil penelitian yang didapatkan bahwa rata-rata hasil pengukuran sebelum diberikan latihan aromaterapi lavender yaitu mean 6.10. Pada pasien post operasi seksio sesaria di RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung didapatkan hasil rata-rata pengukuran sebelum diberikan aromaterapi lavender yaitu 6.10 dan sesudah diberikan latihan aromaterapi lavender didapatkan 4.63. Terdapat pengaruh antara sebelum dan sesudah diberikanlatihan slow deep breathing pada pasien post seksio sesaria di Ruang Delima RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung. Terdapat pengaruh antara sebelum dan sesudah diberikan aromaterapi lavender pada pasien post seksio sesaria di Ruang Delima RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung. Tardapat perbedaan yang signifikan antara kelompok slow deep breathing dan kelompok aromaterapi lavender. Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan latihan slow deep breathing dengan aromaterapi lavender terhadap intensitas nyeri pada pasien post seksio sesaria di Ruang Delima RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung.


PEMANFAATAN BUAH KOLANG KALING (Arenga Pinnata Merr) UNTUK MENGURANGI RASA NYERI PADA OSTEOARTHRITIS GENU

Osteoartritis (OA)merupakan penyakit radangsendi yang menyebabkannyeri dan disabilitas padapasien sehingga menggangguaktifitas sehari-hari. Khasiat kolang kaling bisa meredakan radang pada sendi. Buah dari pohon aren tersebut mengandung zat galaktomanan yang bisa meredakan nyeri radang sendi.Untuk kesehatan sendi mengkonsumsi secara rutin minimal 100 gram kolang kaling setiap hari dengan cara merebus kolang kaling tanpa gula dan tanpa pewarna, (Purwati (2018). 


FAKTOR DOMINAN PERILAKU BERISIKO TERHADAP MELAHIRKAN USIA ANAK

Jenis penelitian kuantitatif dengan desain penelitian analitik pendekatan cross sectional. Subjek penelitian ibu nifas dan objek penelitian ini adalah pengetahuan, sikap, pendidikan, sosial ekonomi, seksual pra nikah, lingkungan fisik, kepercayaan, Peran petugas kesehatan, Peran orang tua, adat istiadat, remaja melahirkan usia anak. Hasil uji statistik diperoleh ada hubungan antara pengetahuan, terhadap ibu melahirkan usia anak di Kabupaten Tanggamus Tahun 2020, dengan pengetahuan kurang baik memiliki resiko sebesar 4,6 kali lebih besar melahirkan usia anak jika dibandingkan dengan responden dengan pengetahuan baik. Ada hubungan antara sikap terhadap ibu melahirkan usia anak di Kabupaten Tanggamus Tahun 2020, dengan sikap negatif memiliki resiko sebesar 4,167 kali lebih besar melahirkan usia anak jika dibandingkan dengan responden dengan sikap positif. Hasil diperoleh bahwa ada hubungan antara pendidikan terhadap ibu melahirkan usia anak di Kabupaten Tanggamus Tahun 2020, dimana responden dengan pendidikan dasar memiliki resiko sebesar 3,588 kali lebih besar melahirkan usia anak jika dibandingkan dengan responden pendidikan tinggi. Ada hubungan antara sosial ekonomi terhadap ibu melahirkan usia anak di Kabupaten Tanggamus Tahun 2020, dengan status ekonomi kurang memiliki resiko sebesar 3,000 kali lebih besar melahirkan usia anak jika dibandingkan dengan responden dengan status ekonomi cukup. Ada hubungan pengetahuan, sikap, status ekonomi, seksual pra nikah, lingkungan fisik, kepercayaan, adat istiadat terhadap prilaku melahirkan usia anak. Tidak ada hubungan peran petugas kesehatan, peran orang tua terhadap perilaku melahirkan usia anak. Faktor dominan terhadap melahirkan usia anak di Kabupaten Tanggamus Tahun 2020 adalah seksual pranikah,

 

Aprina, Adittio (2020) Pengaruh konsumsi musa paradisiaca terhadap produksi ASI pada ibu menyusuiHolistik Jurnal Kesehatan Vol 14. No 1, https://scholar.google.com/citations?view_op=view_citation&hl=id&user=71Di46EAAAAJ&citation_for_view=71Di46EAAAAJ:Wp0gIr-vW9MC diakses pada tanggal 11 Desember 2021

Aprina, Rilyani, Mela (2021) Pengaruh Postnatal Yoga Terhadap Kualitas Tidur Ibu Postnatal Di Wilayah Kerja Puskesmas Kotabumi Ii Kabupaten Lampung Utara. Malahayati Nursing Journal P- ISSN: 2655-2728 Vol 3. No 3, https://scholar.google.com/citations?view_op=view_citation&hl=id&user=71Di46EAAAAJ&citation_for_view=71Di46EAAAAJ:ZeXyd9-uunAC diakses tanggal 11 Desember 2021

Eka, Aprina, Setiawati (2020) Pengaruh Senam Kegel terhadap Penyembuhan Luka pada Ibu Post Partum. Jurnal Ilmiah Keperawatan Sai Betik Vol 15. No 2, https://scholar.google.com/citations?view_op=view_citation&hl=id&user=71Di46EAAAAJ&cstart=20&pagesize=80&citation_for_view=71Di46EAAAAJ:aqlVkmm33-oC diakses tanggal 11 Desember 2021

Anita, Aprina, Ratna (2018) Perbedaan Mual dan Muntah Ibu Hamil Trimester I yang Diberikan Ekstrak Jahe dan Ekstrak Daun Mint. Jurnal Kesehatan Vol 9. No 2, https://scholar.google.com/citations?view_op=view_citation&hl=id&user=71Di46EAAAAJ&citation_for_view=71Di46EAAAAJ:roLk4NBRz8UC diakses pada tanggal 11 Desember 2021

Aprina, Rovida, Sunarsih (2018) Latihan Slow Deep Breathing dan Aromaterapi Lavender terhadap Intensitas Nyeri pada Klien Post Seksio Sesaria. Jurnal Kesehatan Vol 9. No 2,  https://scholar.google.com/citations?view_op=view_citation&hl=id&user=71Di46EAAAAJ&citation_for_view=71Di46EAAAAJ:LkGwnXOMwfcC diakses pada tanggal 12 Desember 2021

Aprina, Rodhiansyah (2019) Pemanfaatan Buah Kolang Kaling (Arenga Pinnata Merr) Untuk Mengurangi Rasa Nyeri Pada Osteoarthritis Genu. Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2. No 1 http://ejurnalmalahayati.ac.id/index.php/kreativitas/article/view/1143/pdf diakses pada tanggal 12 Desember 2021

Aprina, Titi (2020) Faktor Dominan Perilaku Berisiko terhadap Melahirkan Usia Anak. Jurnal Kesehatan Vol 11. No 3, https://ejurnal.poltekkes-tjk.ac.id/index.php/JK/article/view/2364/1174 diakses pada tanggal 12 Desember 2021


Komentar